Rabu sore ( 26 Maret 2008 ) saya browsing ke www.detikbandung.com dan tanpa sengaja melihat sebuah artikel liputan berjudul “Serba Lima Ribu, Makan Pun Tak Ragu” yang mengulas tentang sebuah pujasera yang baru didirikan sekitar tanggal 28 Februari 2008 kemarin. Penasaran untuk mencoba merasakan aneka macam kuliner disana muncul, maklum saya adalah pencinta kuliner Indonesia maupun dunia
, asal halal aja. Akhirnya setelah sholat maghrib saya bersama teman memutuskan untuk menelusuri alamat yang tertera di situs itu tepatnya Jl. Lombok No.9 Depan Graha Manggala Siliwangi. … continue reading this entry.
Archive for March, 2008
Makan Meriah, Serba Lima Ribu
Ayah Juga Lupa
“Ayah Juga Lupa” adalah satu dari tulisan-tulisan kecil-ditulis dengan perasaan tulus-menggugah hati begitu banyak pembaca sehingga menjadi satu tulisan cetak ulang yang disukai. Sejak munculnya pertama kali, “Ayah Juga Lupa” telah diproduksi kembali oleh penulisnya, W. Livingstone Learned, dalam ratusan majalah dan dalam koran-koran di Amerika. Artikel ini sudah dicetak ulang hampir dalam semua bahasa yang ada. Tulisan ini saya sajikan ulang, karena memang tulisan ini cukup membangkitkan rasa empatik kita dan menyentuh perasaan, serta mengajarkan bagaimana seharusnya kita memahami orang lain jauh lebih kita utamakan daripada sekedar mengritik orang lain menurut keinginan dan persepsi kita. Semoga tulisan “Ayah Juga Lupa” ini dapat membantu kita dalam meningkatkan kualitas kita dalam berkomunikasi dan membangun hubungan pertemanan yang baik dengan orang lain. … continue reading this entry.
Visi Besar: Membangun Komunitas Berbasis Ilmu Pengetahuan (Knowledge-Base)
Keluarga Alumni (KALAM) Salman ITB mengadakan Rapat Kerja Nasional pada hari Sabtu-Ahad, 22-23 Maret 2008 kemarin. Saya bersyukur berkesempatan hadir dalam pertemuan ini. Pertemuan ini diadakan di Indosat Training and Conference Centre, Jatiluhur-Purwakarta, Jawa Barat. Hampir semua pengurus dan team setiap divisi hadir dalam acara ini. Namun, ada tamu undangan spesial yang ikut hadir juga dalam acara ini, yaitu Bpk. Fahmi Mochtar (Direktur Utama PT. PLN (Persero)) dan Prof. Dr. Ir. Zuhal, M.Sc.E.E (Keynote Speaker).Tema yang diangkat dalam forum kali ini adalah “Membangun Kalam Salman sebagai Komunitas Berbasis Ilmu Pengetahuan”, dan tema ini senada dengan sebuah buku berbobot yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. Zuhal, M.Sc.E.E yang baru saja diluncurkan berjudul “Kekuatan Daya Saing Indonesia, Mempersiapkan Masyarakat Berbasis Pengetahuan”. … continue reading this entry.
Sudahkah Kita Menjadi Hamba Yang Pandai Bersyukur?
[Kompas.com, 28 Februari 2008] Kira-kira tiga tahun, Gito Rollies harus berjalan dibantu tongkat sampai akhirnya sang rocker ini tutup usia. Kemampuan gerak rocker gaek saat menderita sakit memang terbatas. Ia didiagnosis mengidap kanker kelenjar getah bening atau limfoma… … continue reading this entry.
Sudahkah Kita Merasakan Apa Yang Mereka Rasakan?
Warto Gultom terus mengendarai becak motor di jalanan Kota Medan. Dari pekerjaan itulah uang ia dapat. Setiap hari ia menjalankan becak itu. Namun, kenaikan harga kebutuhan makin ”mengecilkan” pendapatannya itu. Harga barang kebutuhan dirasa makin mahal, sementara pendapatan tetap saja alias tak berubah. Warto dan jutaan penduduk Indonesia harus menerima nasib. Harga barang kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak, tahu, tempe, dan daging, terus membubung naik.
Sekolah di MIT atau Harvard University? Kita Pasti Bisa!
Tulisan berikut ini merupakan tulisan alumni ITB yang saya peroleh dari Mailing List. Tulisan ini semoga dapat memberikan informasi dan memberikan motivasi bagi kita semua untuk bisa melanjutkan studi di Institut/Universitas terbaik dunia, yaitu Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Harvard University. Siapapun anda, dan bagaimanapun kondisi anda saat ini, jika kita ada kemauan keras, insya Alloh kita bisa meraihnya, menimba ilmu dan pengalaman di sana… … continue reading this entry.
Pengaruh Kebijakan Pemerintah Dalam Optimalisasi Pemanfaatan Energi Panasbumi
Indonesia merupakan salah satu negara yang telah memanfaatkan sumber energi panasbumi sebagai pembangkit tenaga listrik. Di dunia Indonesia menempati urutan keempat negara yang telah memiliki kapasitas terpasang power plant terbesar setelah Amerika Serikat, Philipina, dan Mexico. Namun, jika kita melihat potensi cadangan panasbumi Indonesia yang mencapai 27.000 MWe, upaya pemanfaatan sumber energi yang berkelanjutan tersebut barulah mencapai kisaran 3%. Angka tersebut merupakan angka yang kecil untuk sebuah potensi yang begitu besar. Oleh karena itulah, penerintah berusaha melakukan perencanaan, kajian, pengembangan, dan menyusun kebijakan berkaitan dengan upaya peningkatan pemanfaatan sumber energi tersebut secara bertahap dimasa yang akan datang. … continue reading this entry.